Berita  

RAHMAT, Anggota DPRD Enrekang Sekaligus Dosen UNIMEN Raih Gelar Doktor

 

ENREKANG, lintastvsulsel.id — Universitas Muhammadiyah Enrekang kembali mencetak Doktor secara beruntun. Setelah Ilham Assidiq dan Ismail yang terlebih dahulu menyelesaikan Studi Doktoralnya di UIN Alauddin Makassar dan Universitas Negeri Makassar (UNM), kini giliran Rahmat yang resmi dikukuhkan sebagai Doktor di Program Pascasarjana UNM pada Program Studi Ilmu Pendidikan, Rabu (4/2/2026).

Rahmat merupakan dosen pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNIMEN sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Enrekang Periode 2024-2029.

Dihadapan Dewan Penguji, Rahmat sukses mempertahankan penelitian disertasinya yang berjudul “Pengembangan Aplikasi Mobile Learning Berbasis Pendekatan User Centered Design (UCD) untuk Meningkatkan Literasi Stunting Pada Orang Tua Balita Di Kabupaten Enrekang”. Menurut Rahmat, penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya prevalensi stunting di Enrekang. “Secara regional, Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2019 termasuk dalam empat provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia, dan Kabupaten Enrekang tercatat sebagai daerah dengan angka stunting tertinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Rahmat dibutuhkan terobosan untuk mengurai permasalahan tersebut, salah satunya melalui inovasi berbasis digital. “Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile learning literasi stunting yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting,” paparnya.

Rahmat menjelaskan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa perlu adanya media edukatif yang menyajikan informasi tentang definisi, penyebab, gejala, dampak, dan pencegahan stunting secara komprehensif dan mudah dipahami oleh masyarakat. Nah melalui aplikasi yang kami rancang ini telah disediakan fitur materi stunting, panduan gizi, pelacakan pertumbuhan anak, pengingat imunisasi, video edukasi, serta modul interaktif yang mudah diakses oleh masyarakat, sambungnya. “Kehadiran aplikasi mobile learning literasi stunting ini kiranya dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat tentang perlunya pencegahan stunting sejak dini,” kunci Rahmat.

Elihami, Wakil Rektor II UNIMEN yang hadir menyaksikan sidang promosi Doktor mengungkapkan bahwa dengan bertambahnya dosen UNIMEN yang telah mencapai kualifikasi akademik Doktor dapat mendorong percepatan kemajuan institusi. “SDM unggul yang kita miliki ini adalah modal besar dalam mendorong akselerasi kemajuan UNIMEN. Dan kami optimis akan menjadi kampus yang terdepan, InsyaaAllah,” kata Eli.

Sidang Promosi Doktor dihadiri oleh Prof. Dr. Wahira, M.Pd. selaku Ketua Penguji sekaligus Wakil Direktur I PPS UNM, Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd. selaku Promotor, dan Dr. Mustafa, M.Si. selaku Kopromotor.
Bertindak sebagai Penguji Internal masing-masing Dr. Usman Bafadal, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Suardi, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Hj. Herlina, M.Pd. Sedangkan Penguji Eksternal adalah Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D.

Rahmat merupakan putera asli Jalikko, Desa Tallu Bamba, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Pria kelahiran, 22 Mei 1986 ini menikah dengan Syakia Darajad Mantasa Bando dan telah dikarunia 2 orang puteri dan seorang putera. Menyelesaikan studi Sarjana dan Magister di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Selain sebagai Dosen tetap UNIMEN, Rahmat juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Enrekang sejak tahun 2019 hingga saat ini. (HM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *